Informasi

Sering Terkendala Kurir Saat Kirim Paket? Coba Lakukan Drop Off yang Lebih Praktis, Ini Caranya!

Seller yang sedang mengirim paket menggunakan metode drop off langsung ke drop off point

Dari beberapa metode pengiriman pesanan, drop off bisa jadi pilihan yang tepat. Hal ini tidak terlepas dari berbagai kendala yang sering dihadapi seller, seperti keterlambatan penjemputan, hingga jadwal kurir yang terkadang tidak pasti.

Seller mau tidak mau harus menyesuaikan waktu operasional dengan jadwal kurir. Lalu, seperti apa metode drop off yang lebih fleksibel bagi seller ini?

Apa Itu Drop Off?

Drop off adalah metode pengiriman barang di mana penjual atau pengirim menyerahkan paket secara langsung ke titik layanan ekspedisi (drop off point). Setelah paket diserahkan, pihak ekspedisi akan melanjutkan proses pengiriman hingga ke alamat penerima.

Cara ini biasanya digunakan oleh pelaku usaha, terutama yang menjalankan bisnis online karena memberikan fleksibilitas dalam mengatur waktu pengiriman. 

Seller bisa menentukan sendiri kapan paket akan dikirim tanpa harus menunggu kurir datang.

Fungsi Drop Off Point dalam Pengiriman

Untuk menggunakan metode ini, pengirim perlu mendatangi drop off point, yaitu lokasi tempat paket dikumpulkan sebelum masuk ke sistem distribusi ekspedisi.

Selain itu, drop off point membantu mempercepat proses pengiriman karena paket bisa langsung diproses tanpa menunggu penjemputan. 

Kelebihan Menggunakan Metode Drop Off

Menggunakan metode drop off memberikan berbagai keuntungan, yaitu:

1. Lebih Fleksibel dalam Waktu Pengiriman

Seller dapat menentukan sendiri kapan paket akan dikirim tanpa harus menyesuaikan dengan jadwal kurir. Hal ini sangat membantu bagi bisnis dengan jam operasional yang dinamis.

2. Proses Pengiriman Lebih Cepat Diproses

Paket yang langsung diserahkan ke drop off point biasanya bisa segera masuk ke sistem ekspedisi sehingga mempercepat proses pengiriman dibanding menunggu pick up.

3. Efisien untuk Pengiriman Banyak Paket

Bagi seller dengan volume pesanan tinggi, drop off memungkinkan pengiriman dilakukan sekaligus dalam satu waktu sehingga lebih hemat tenaga dan waktu.

Lalu, bagaimana cara melakukan drop off paket?

Cara Melakukan Drop Off Paket 

Agar proses pengiriman berjalan lancar, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan saat melakukan drop off paket:

1. Lakukan Packing dengan Aman

Pastikan barang dikemas dengan baik sesuai jenisnya. Gunakan bubble wrap, kardus yang kokoh, atau pelindung tambahan untuk barang yang mudah rusak. 

2. Pastikan Alamat dan Informasi Pengiriman Jelas

Tulis alamat penerima secara lengkap dan mudah dibaca, mulai dari nama, nomor telepon, hingga detail lokasi. 

Untuk pesanan e-commerce, pastikan juga label atau nomor pesanan sudah ditempel dengan benar agar memudahkan proses sortir oleh pihak ekspedisi.

Jika customer memerlukan barang di hari yang sama, metode pengiriman same day bisa menjadi solusi. Simak Pengertian, Keunggulan, dan Batas Waktu Pengiriman Same Day untuk lebih lengkap. 

3. Datang ke Lokasi dan Serahkan Paket

Setelah semua siap, datang ke drop off point terdekat dan serahkan paket kepada petugas. Pastikan data pengiriman sudah benar sebelum paket diproses.

Selanjutnya, seller akan menerima bukti pengiriman. Simpan resi tersebut dengan baik karena berfungsi untuk tracking paket dan sebagai bukti jika terjadi kendala dalam pengiriman.

Jenis-Jenis Drop Off Point

Drop off point tidak hanya bisa dilakukan di kantor utama ekspedisi. Saat ini, terdapat berbagai jenis lokasi yang memudahkan seller dalam mengirim paket, seperti:

1. Gerai Ekspedisi Resmi

Merupakan kantor resmi dari perusahaan logistik. Di sini, pengirim bisa langsung menyerahkan paket dengan layanan yang lebih lengkap dan terstandarisasi.

2. Agen atau Mitra

Biasanya berupa toko atau usaha yang bekerja sama dengan pihak ekspedisi. Lokasinya lebih tersebar dan mudah dijangkau dibanding kantor utama.

Baca juga: Jalin Kerja Sama dengan SPX Express, BebasKirim Hadirkan Pengiriman Paket Lebih Hemat!

3. Drop Off di Minimarket atau Retail

Beberapa ekspedisi bekerja sama dengan minimarket atau retail modern untuk menyediakan layanan drop off. Ini memudahkan seller karena lokasinya dekat dengan area pemukiman.

Banyaknya jenis dari titik drop off point yang tersebar, memudahkan seller untuk memilih lokasi terdekat dan paling efisien untuk operasional bisnisnya.

4. Warehouse atau Fulfillment Center

Jenis drop off point ini biasanya digunakan oleh seller dengan skala bisnis yang lebih besar atau yang ingin mengoptimalkan proses operasional. Paket akan dikirim ke gudang untuk kemudian diproses, dikemas, dan didistribusikan ke customer.

Salah satu penyedia layanan fulfillment yang tepercaya adalah fulfillment Ethix.id. 

Dengan layanan ini, seller tidak perlu lagi mengelola penyimpanan, packing, atau mengirim paket secara manual.

Perbedaan Drop Off dan Pick Up dalam Proses Pengiriman

Drop off dan pick up merupakan dua metode pengiriman yang sering digunakan oleh seller, namun memiliki perbedaan mendasar dalam prosesnya.

Perbedaan Drop Off dan Pick Up
Drop OffPick Up
Pengirim datang langsung ke lokasi ekspedisiKurir datang menjemput paket ke lokasi pengirim
Lebih fleksibel dalam menentukan waktu kirimHarus menunggu kurir untuk menjemput paket
Cocok untuk mengirim barang dalam jumlah banyakKurang fleksibel untuk pengiriman dalam jumlah besar sekaligus

Itulah pembahasan mengenai drop off paket yang bisa menjadi solusi bagi seller ketika kurir sering terlambat dalam penjemputan.

Sebagai seller penting untuk menyesuaikan metode pengiriman dengan kebutuhan bisnis juga penting agar aktivitas logistik berjalan lebih optimal. Menggunakan drop off maupun pick up, pastikan setiap proses dilakukan dengan tepat agar paket sampai ke tangan customer dengan aman dan tepat waktu.

Artikel Terkait