Informasi

Jangan Asal Bungkus! Ini 7 Cara Packing Barang Elektronik Supaya Aman dalam Pengiriman

Seller atau petugas yang sedang menerapkan cara packing barang elektronik agar aman selama pengiriman

Salah satu tantangan terbesar seller adalah ketika harus mengirim barang elektronik. Selain karena rawan rusak, barang elektronik biasanya juga memiliki nilai yang cukup tinggi.

Hal ini membuat para seller sering was-was terkait keamanan barang selama pengiriman. Penting untuk melakukan packing dengan benar supaya barang tidak rusak ketika sampai di tangan pelanggan.

Nah, berikut beberapa cara packing barang elektronik yang bisa kamu lakukan:

1. Sesuaikan dengan Jenis Barang

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui ukuran, berat, dan karakteristik barang elektronik yang akan dikirim. Misalnya, laptop tentu membutuhkan ruang dan perlindungan lebih besar dibandingkan handphone atau aksesoris elektronik kecil lainnya. 

Ukuran dan karakteristik barang tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam menentukan jenis packing yang digunakan. 

2. Gunakan Kardus yang Kuat

Lapisan pertama dalam membungkus barang adalah kardus. Pastikan kardus barang yang digunakan cukup kuat dan tidak mudah sobek. 

Sebaiknya gunakan kardus baru dan hindari kardus bekas yang sudah tidak layak pakai. 

3. Pastikan Tidak Ada Ruang Kosong dalam Kardus

Adanya ruang kosong dalam kardus kemasan dapat membuat barang bergeser atau bergerak akibat guncangan selama perjalanan. Hal ini yang berisiko membuat barang lecet hingga mengalami kerusakan.

Untuk mencegah hal tersebut, tambahkan pelindung seperti styrofoam, kertas, foam sheet, atau material lembut lainnya sebagai pengisi ruang kosong. 

4. Tambahkan Lapisan Plastik

Membungkus kardus menggunakan lapisan plastik tambahan juga sangat penting. Hal ini bertujuan untuk melindungi barang dari risiko terkena air selama proses pengiriman.

Pasalnya, selalu ada kemungkinan paket terkena hujan atau kondisi lembap ketika berada di perjalanan. Dengan lapisan plastik, barang elektronik akan lebih aman dari risiko basah yang dapat menyebabkan kerusakan.

5. Gunakan Bubble Wrap Berlapis

Untuk memastikan keamanan barang, gunakan bubble wrap minimal 3 hingga 5 lapis. Bubble wrap sangat efektif untuk membantu meredam/mengurangi benturan selama proses pengiriman berlangsung. 

Baca juga: Capek Drop Off Pesanan? Ini 7 Ekspedisi dengan Layanan Pick Up Paket Gratis

Semakin tebal lapisan pelindung yang digunakan, maka risiko kerusakan akibat tekanan atau benturan juga bisa semakin kecil. Cara ini penting terutama untuk barang elektronik yang memiliki komponen sensitif. 

6. Gunakan Packing Kayu

Jika mengirim barang elektronik dengan ukuran besar atau harga tinggi, penggunaan packing kayu sangat disarankan. Packing kayu membantu menjaga posisi barang tetap stabil sekaligus memberikan perlindungan ekstra dari benturan keras. 

Selain itu, packing kayu juga memberikan perlindungan tambahan ketika barang ditumpuk selama proses distribusi. Pastikan kayu yang digunakan cukup kuat dan dipasang dengan aman agar perlindungannya lebih maksimal.

7. Pilih Ekspedisi yang Tepercaya

Tips terakhir yang bisa kamu lakukan adalah memilih ekspedisi yang tepercaya. Sebab, kualitas layanan pengiriman juga sangat memengaruhi keamanan barang hingga sampai ke pelanggan.

Sebagai seller, tentu kamu membutuhkan layanan pengiriman yang aman, praktis, dan memiliki harga kompetitif. Jika masih bingung memilih ekspedisi, kamu bisa menggunakan BebasKirim.

BebasKirim merupakan platform yang membantu seller mengelola pengiriman melalui satu dashboard terintegrasi. Kamu bisa membandingkan ongkos kirim dari berbagai ekspedisi tepercaya, mengelola pesanan dari berbagai marketplace, hingga membantu menekan biaya logistik operasional bisnis.

Hubungi Tim BebasKirim dan Dapatkan Uji Coba Secara Gratis!

Artikel Terkait